![]() |
| source : whatsapp |
Tema : Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indie
Resume ke : 7
Gelombang ke : 19
Narasumber : Pak Raimundus Brian
Prasetyawan, S.Pd.
Menerbitkan sebuah buku adalah
dambaan bagi para penulis. Para penulis berlomba – lomba untuk menerbitkan
karya terbaik mereka. Namun faktanya, menerbitkan buku di penerbit mayor tidak
semudah seperti membalikkan telapak tangan. Butuh penantian yang mendalam,
bahkan hingga penolakan saat memutuskan untuk mengirim naskah kita di penerbit
mayor.
Dahulu, mungkin kita hanya
mengenal sebutan untuk penerbit mayor semata. Namun, sekarang sudah marak penulis
yang menerbitkan bukunya di penerbit indie. Sebelumnya, saya sudah pernah
membahas mengenai penerbit indie beberapa hari yang lalu (lihat disini). Apa
itu penerbit indie? Penerbit indie adalah sebuah cara alternatif yang dilakukan
penulis untuk menerbitkan karyanya melalui lingkup kecil. Tidak ada
penyeleksian dan siapa pun bisa menerbitkan naskahnya.
Pada pertemuan ke – 7 kelas
menulis PGRI, saya diberikan kesempatan untuk mendapat ilmu yang berharga
mengenai proses menerbitkan buku di penerbit indie. Narasumbernya kali ini dari
pak Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd, atau akrab disapa pak Brian. Beliau adalah seorang guru yang sudah menerbitkan
buku solo yang berjudul ‘Blog untuk Guru Era 4.0”.
![]() |
| source : praszetyawan.com |
Adapun keuntungan yang akan
didapat saat kita memustuskan untuk menerbitkan naskah di penerbit indie,
diantaranya:
1. Naskah pasti diterbitkan
2. Proses penerbitan mudah dan cepat
Perbedaan lain dari penerbit
indie adalah kita membutuhkan biaya untuk mendapakan fasilitas pra cetak
penerbitan. Memang mengeluarkan uang untuk biaya penerbitan adalah salah satu
konsekuensi yang didapat karna naskah tidak diseleksi dahulu. Namun dibalik itu
semua, setiap naskah dipastikan bisa terbit.
Berikut ini adalah ketentuan dari
penerbit rekanan pak Brian, yakni Penerbit Gemala.
![]() |
| source : whatsapp |
Hal yang harus diperhatikan jika
ingin menerbitkan buku di Penerbitn Gemala
1. Cetak ulang minimal 10 eksemplar
2. Jika naskah lebih dari 130
halaman A5 maka dikenakan biaya
3. Jangan menargetkan buku kapan
selesai. Proses penerbitan paling cepat 1 bulan.
4. Sebelum terbit, penerbit akan
memberikan naskah buku PDF (dengan watermark) utuk dicek.
5. Jangan lupa kelengkapan naskah
seperti cover, prakata, daftar isi (tanpa nomor halaman), sinopsis (3 paragraf)
dan profil penulis.
Tidak ada kata sulit untuk menerbitkan
sebuah buku. Siapa pun bisa menerbitkan sebuah buku. Kapan pun dan dimana pun. Maka,
jika selesai sudah kita menulis naskah, jangan hanya disimpan sebagai pajangan
pemenuh memori laptop semata. Yuk, coba kita terbitkan di penerbit!


























10 komentar
Resumenya mantap bunda..👍
ReplyDeleteterimakasih sudah berkunjung bu.
DeleteLuar biasa Bu 👍
ReplyDeleteTerimakasih sudah berkunjung bu :)
DeleteTulisannya sudah bagus
ReplyDeleteTerimakasih pak kunjungannya..
Deleteringkat, padat mengena..pokoknya Ok dech...semangat terus...sukses selalu..
ReplyDeleteTerimakasih kunjungannya pak
DeleteBagus. Semangat
ReplyDeleteTerimakasih Kunjungannya bu
Delete