Krisis
percaya diri selalu saja melanda beberapa remaja. Entah itu saat menghadapi
sesuatu yang besar, bahkan hal sekecil apapun, remaja terkadang sulit untuk
percaya diri dengan keadaan yang menimpanya. Kurangnya dukungan dari keluarga
dan teman dinilai sebagai kurangnya kepercayaan pada diri remaja. Selain itu,
lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap perkembangan mental remaja.
Banyaknya
remaja yang kurang akan keyakinan yang dimiliki menjadikan mereka berdiam diri
dan bisu dalam menghadapi hidup. Terkadang mereka hanya diam saja dan takut
bertindak dalam menghadapi tantangan zaman yang serba keras ini. Maka tidak
heran jika remaja zaman sekarang sesering mungkin mencari jati diri dengan
meniru idola – idola mereka yang nyatanya belum tentu baik bagi mereka.
Salah
satu factor yang menyebabkan remaja sekarang kurang percaya diri mungkin
semuanya berawal dari rasa malu. Malu untuk mencoba. Malu untuk menjadi pusat
perhatian. Malu untuk diperbincangkan orang. Malu untuk berbicara dikhalayak
ramai. Malu untuk diperhatikan. mungkin saja malu untuk menjadi diri sendiri.
Berawal dari rasa malu, keyakinan akan pudar, lalu kepercayaan diri hanya
menjadi suara kosong belaka.
So,
kita harus tetap optimis bagaimana pun caranya, karena kita tidak akan tau
tanpa mencoba. Hal yang menurut kita tidak mungkin, bisa saja menjadi mungkin.
Impossible means I’m possible.






















