Mengatasi Writer’s Block

By Nurul Pratiwi - 07:00

source : whatsapp

Tema : Mengatasi Writer’s Block

Resume ke : 9

Gelombang ke : 19

Narasumber : Ditta Widya Utami, S.Pd., Gr.


“Kita tidak harus menunggu datangnya inspirasi itu, kita sendirilah yang menciptakannya”. – Stephen King

Jemari menari diatas sebuah buku tulis, menggerakkan pena hitamnya. Kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragraf, paragraf berubah menjadi sebuah cerita. Setiap ide dan runtutan kejadian membaur menjadi satu. Buku pun menjadi saksi. Saksi bisu akan terciptanya sebuah mahakarya indah dan agung dari seorang penulis.

Adakalanya sebuah ide menulis tiba – tiba hilang entah kemana. Meski sudah diupayakan dan dicari, namun ide untuk menulis dan membuat tulisan pun masih nihil. Kemana perginya ide – ide tersebut? Apakah ada yang mencurinya? Apakah ia ditelan rasa bosan? Atau apakah ia tidak ingin menunjukkan dirinya? Nyatanya, setiap penulis pernah merasakan ketiadaan ide dalam menulis. Bahkan setiap penulis hebat pun pernah merasakannya. Keadaan ini disebut dengan Writer’s Block.

Pada pertemuan ke 9 dalam pelatihan menulis PGRI, saya berkesempatan untuk untuk mendapatkan ilmu yang luar biasa dari seorang narasumber yang luar biasa pula, yakni bu Ditta Widya Utami S.Pd.,Gr. Beliau adalah seorang guru IPA di salah satu SMP di Subang. Beliau pun sudah menerbitkan beberapa buku solo dan buku antologi bersama rekan – rekannya. Banyak sekali penghargaan yang sudah beliau dapatkan. Salah satunya adalah Peraih Parasamya Susastra Nugraha (100 Guru Penulis Jawa Barat). Luar biasa sekali, bukan? Materi yang disampaikan bertema “Mengatasi Writer’s Block”.

source : dittawidyautami.blogspot.com

Menurut wikipedia, writer’s block adalah keadaan dimana penulis kehilangan kemampuan menulis atau tidak menemukan gagasan baru untuk tulisannya. Keadaan ini bisa menimpa siapa saja, bahkan seorang penulis profesional sekalipun. Ciri – ciri dari writer’s block ini adalah sulit fokus, tidak ada inspirasi menulis, menulis menjadi lebih lambat, bahkan merasa stress saat menulis.

Berapa Lama Writer’s Block Terjadi?

source : dittawidyautami.blogspot.com

Sebagian dari kita akan mencari cara bagaimana mengatasinya. Kenyataannya adalah, untuk mengatasi writer’s block adalah tergantung dari penulis itu sendiri. Maka dari itu, Writer’s block atau disingkat menjadi WB bisa berlangsung dalam hitungan jam, hari bulan, hingga tahun. Cara yang paling utama mengatasinya adalah dengan mengetahui penyebabnya. Maka dengan mengetahui penyebabnya, kita akan lebih fokus untuk mencari solusinya.

Penyebab Writer’s Block

source : dittawidyautami.blogspot.com

Mencoba Topik Baru dalam Menulis

Mencoba sesuatu metode atau topik baru dalam menulis dapat membuat kita kesulitas dalam menuangkan ide – ide hingga menyebabkan WB. Misalkan saat kita diharuskan mendeskripsikan suatu tempat yang belum pernah kita datangi sebelumnya. Pastinya kita akan kebingungan dan sulit menjelaskan tempat tersebut. Maka untuk mengatasinya adalah dengan membentengi komitmen yang kuat dengan diri kita dan mencari tahu mengenai tempat tersebut, entah itu dengan membaca buku atau berseluncur di dunia maya. Carilah referensi sebanyak banyaknya sehingga kita tidak tertahan dan stuck karena kehilangan ide.

Stress, Lelah Fisik/Mental

Jika lelah dan penat maka beristirahatlah. Otak akan bekerja lebih baik saat mempunyai porsi istirahat yang cukup. Hidari menulis disaat lelah, karena dapat mengakibatkan WB.

Terlalu Perfeksionis

Perfectionism Kills Creativity, berikut adalah pepatah yang disampaikan bu Ditta. Ya betul sekali, perfeksionis bisa mematikan kreatifitas. Seorang yang perfeksionis cenderung akan akan terus berpikir mengenai tulisannya. Mereka berfikir bahwa tuliosan tersebut harus bagus, best seller dan booming seperti yang sebelumnya. Padalah, hal tersebut tentunya tidak dibenarkan. Bisa jadi kita terjebah dalam lingkup perfectionis. Jika hal tersebut, maka solusi yang saya dapatkan dari bu Ditta adalah..

Ingatlah kembali alasan awal kita menulis. Tujuan kita menulis. Masa – masa saat merintis menjadi seorang penulis’. –  Ditta Widya Utami

 

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar